Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan
resmi bergabung dengan kelompok partai politik pendukung pemerintahan. PAN
beralasan bergabung dalam Parpol pendukung pemerintahan karena ingin
mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Pernyataan itu keluar setelah Ketua Umum
PAN Zulkifli Hasan, Ketua MPP PAN Soetrisno Bachir dan Sekjen PAN Eddy Soeparno
bertemu dengan Presiden Joko Widodo dengan difasilitasi oleh Ketua Umum DPP
Partai Hanura Wiranto untuk bertemu Presiden Jokowi.
"Saya mendampingi Ketua PAN Pak
Zulkifli untuk melakukan perbincangan yang sangat penting. Saya mediator untuk
PAN dalam bertemu dengan Presiden," kata Wiranto dalam jumpa pers.
Intinya kata dia ada kesamaan pandang
antara PAN dengan kelompok partai pendukung pemerintah dalam menghadapi kondisi
ekonomi global.
"Kesamaan pandang kita adalah perlu
ada ketahanan nasional yang didukung seluruh komponen bangsa agar kita dapat
mempertahankan kelangsungan hidup bernegara dan berbangsa Indonesia,"
katanya.
Sementara Ketua Umum DPP PAN Zulkifli
Hasan mengatakan pihaknya bersilaturahim dengan Presiden untuk satu maksud dan
tujuan yang jelas.
"Kami sepakat bulat menyatakan PAN
bergabung dengan pemerintah menyukseskan seluruh program pemerintah untuk
kepentingan bangsa dan negara seluruh Indonesia, kepentingan NKRI,"
katanya.
Ia menegaskan hal itu telah disepakati
setelah berdiskusi dengan seluruh jajaran partai kemudian menjadi kesepakatan
partai secara solid. Zulkifli melanjutkan bergabungnya PAN dengan kelompok
pendukung pemerintah dengan latar belakang karena PAN mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara, kepentingan seluruh rakyat Indonesia dan kepentingan NKRI
ketimbang kepentingan parpol maupun golongan.
Zulkifli mengaku belum mengomunikasikan
keputusan tersebut dengan Koalisi Merah Putih (KMP) karena menurut dia sudah
tidak tepat lagi membicarakan soal KIH atau KMP di tengah situasi perekonomian
global yang melambat.
"Belum, dalam waktu dekat akan kami
sampaikan. PAN menilai tidak tepat lagi bicara KMP-KIH, kita harus pikirkan
kepentingan yang lebih besar bangsa, negara, masyarakat, dan NKRI,"
katanya.
Menanggapi hal itu Presiden Jokowi pada
kesempatan yang sama mengatakan ia sangat menghargai bergabungnya PAN dengan
pemerintah.
"Saya sangat menghargai bergabungnya
PAN dengan pemerintah dan saya mengajak semua pihak untuk menjadikan peristiwa
ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan semangat
persatuan. Saya melihat PAN mengutamakan lebih besar kepentingan negara dan
rakyat," jelasnya.
Sumber: republika.co.id

No comments:
Post a Comment